KATA PENGANTAR
Assalamua’laikum Wr. Wb
Puji syukur marilah kita panjatkan
kepada Allah SWT karena atas perkenannya pula maka kami dapat menyelesaikan tugas
pengantar Desain Komunikasi Visual ( DKV) ini dengan judul Kliping “ Mengawali
langkah Dengan Nirmana.”
Kliping ini membahas mengenai
tentang bagaimana memahami akan suatu desain baik itu dengan
komposisinya,proporsinya dan warna.
Terima kasih kami ucapkan kepada
semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian kliping ini. Semoga
pembahasan ini bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi para pembaca untuk
menambah ilmu pengetahuan.
Wassalamua’laikum Wr. Wb
Padangpanjang, 13 november 2012
Penyusunan
Daftar isi
Kata
pengantar ……………………………………………………………………………………...
Daftar
isi ……………………………………………………………………………………………
PEMBAHASAN
A. Menggambar
Expresi……………………………………………………...
B. Memahami Kekuatan Warna
……………………………………......
C. Memahami Teknik
Warna...................................................................................
D. Warna Dalam Dunia Komputer ……………………………………………………………………….
E. Model -Model Warna…………………………………………….
F. Palet-Palet Warna……………………………………………………………….
KESIMPULAN
Pembahasan
A.
Menggabar Ekpresi.
Pada
hakikatnya, gambar merupakan pengungkapan secara mental dan visual dari seseorang
terhadap apa yang dialaminya dalam bentuk-bentuk garis (goeresan) dan warna.
jadi,menggambar adalah melukiskan apa yang terpikirkan melalau proses-proses
pensil diatas kertas.
Istilah
ekpresi berasal dari bahasa asing yang berarti ungkapan, pikiran, atau
perasaan. Jadi, menggambar ekpresi adalah membuat karya seni rupa dua dimensi
menggunakan berbagai alat serta media yang di goreskan atau di lulurkan pada
bidang datar dengan di dasari suatu ide atau tema, disertai uangkapan-uangkapan
perasaan tertentu sesuai pengamatan dan kesan-kesan kita terhadap objek.
a.
Unsur
utama dalam penggambaran Ekpresi
GARIS
Garis merupan unsur terbentuknya sebuah gambar. Garis memiliki dimensi
memanjang serta memiliki arah . garis memiliki sifat-sifat, seperti
pendek,panjang,vertikal.horizontal,lurus,lengkung,berombak,putus-putus,
bertextur dan sebagainya.
Goresan memiliki suatau kesan hidup
·
Garis Tegak : kuat, kokoh, tegas, dan hidup
·
Garis Datar : lemah, tidur,dan mati
·
Garis Lengkung: lemah, lembut, dan mengarah
·
Garis Patah : tegas, tajam, hati-hati
dan naik turun
·
Garis Miring : sedang dan menyudutkan
·
Garis berombak: halus, lunak dan berirama
Baris Memiliki fungsi:
·
Sebgai
abstak bentuk
·
Sebagai
simbol pertemuan antara dua bidang yang berpotongan
·
Sebagai Ekpresi
atau ungkapan suatu ide
·
Sebagai
irama gerak
WARNA
Warna merupakan pelengkap gambar serta mewakili suasana kejiwaan
pelukisnya dalam berkomunikasi. Warna juga merupakan unsur yang sangat tajam
untuk menyentuh kepekaan penglihatan sehingga mampu merangsang munculnya rasa
haru , sedih, gembira, mood atau semangat.
B.
Memahami Kekuatan Warna
Secara visual, warna memiliki kekuatan yang mampu memengaruhi citra
oarang yang melihatnya.masing-masing warna mampu memberikan respon secara
pisikologis.
Respon pisikologis yang mampu di timbulakan oleh warna:
·
Merah :
kekuatan, bertenaga, kehangatan, nafsu, cinta, agresifitas, dan bahaya
·
Biru :
kepercayaan, konserpatif, keamanan, teknologi, keberhasilan, dan perintah
·
Hijau :
alami, kesehatan, pandangan yang enak, kecemburuan, dan pembaruan
·
Kuning :
optimis, harapan, filosofi,ketidak jujuran/kecurangan, pengecut dan pengkhiatan
·
Ungu :
spiritual, misteri, keagungan, perubahan bentuk, galak dan arogan
·
Orange :
energi, keseimbangan dan kehangatan
·
Coklat :
bumi dapat percaya, nyaman dan bertahan
·
Abu-abu :
intelek, futusistik, modis, kesenduan dan rusak
·
Putih :
kemurnian/suci, bersih, kecermatan, inocent ( tanpa dosa), steril dan kematian
·
Hitam :
kekuatan , sexsualitas, kemewahan, kematian, misteri, ketakutan, ketidak bahagiaan
dan keanggunan.
C.
Memahami Teknik Warna
Teori Sir Isaac Newton ( 1642-1727 )
Dari percobaannya newton menyimpulkan bahwa apabila dilakukan pemecahan
warna spektrum dari sinar matahari, akan dihasilakan warna merah , jingga,
kuning, hijau, biru, dan ungu alias mejikubihinium.
Teori kesehatan
Menyatakan bahwa semua warna yang dapat di tangkap oleh warna mata
manisia adalah warna pokok.
Terori Brewster
Menyatakan bahwa warna pokok ( primer ) adalah warna yang dapat berdiri
sendiri dan bukan merupakan hasil percampuran dengan warna lain. Sementara itu,
warna yang berasal dari percampuran antara dua warna pokok disebut warna
sekunder.warna pokok terdiri dari warna merah, kuning, dan biru.warna skunder
adalah warna hijau, jingga dan ungu.
Teori Munssel
Padah tahun 1858, Munssel menyelidiki warna dengan setandar warna untuk
aspek fisik dan psikis. Teorinya menyatakan bahwa warna pokok terdiri dari
warna merah, kuning, hijau , biru dan jingga. Sementara warna skunder terdiri
dari warna jingga, hijau muda, hijau tua, biru tua dan nila.
D.
Warna Dalam Dunia Komputer
Warna dalam sistem komputer sangat berbeda. anda tidak hanya menemui
warna sebagai mana yang anda temui pada dunia nyata, tetapi sister warna
digital akan mampu memberikan nuansa warna yang lebih luas.
ADDITIVE
COLOR (RGB)
Warna additive dibuat dengan bersumber pada sinar. Sebagai contoh yang
mudah, bola lampu memancarkan sinar yang secara umum disebut sinar putih.
Namun, jika bola lampu itu kita letakan di balik kaca yang berwarna biru, maka
sinar yang memancar seolah berwarna biru.jika warna kacanya di ganti dengan
warna kuning, sinarnya pun akan berubah menjadi kuning. Additive color
dipergunakan jika image yang dibuat akan di tampilkan sebagai display di layar
monitor, misalnya desain wrb page maupun untuk slide show.
SUBSTRACTIVE
COLOR ( CMYK )
Warna CMYK secara umum bisa dikatan sebagai warna yang dapat dilihat mata
kita karena adanya pantulan cahaya. Dengan demikian, warna yang terdapat mata
kita bukanlah merupakan sumber cahaya yang di pancarkan oleh permukaan benda
berwarna itu. Sebagai contoh yang mudah dipahami, lampu spoting ligh yang
diarahkan ke tembok bercat kunig akan memantulkan cahaya kuning ke mata kita.
Hal itu bisa terjadi jika semua warna akan diserap oleh cat, kecuali warna kuning.
Sementara itu, tembok itu sendiri tidak memancarkan warna apapaun. Hal tersebut
terbukti dengan di padamkannya lampu sport ligh sehingga tembok itu tidak
berwarna, alis gelap.
Berikut beberapa model warna yang perlu kita kenal:
Model warna CMYK
CMYK adalah kependekan dari
komponen warna dasar cyan ( biru muda ), magenta ( merah ), yellow ( kuning )
dan black ( hitam )
Model warna HSL
HSL mendifinisikan warna menggunakan komponen hue (H), saturation (S),
lightness (L). Hue menyatakan nilai dari pigman warna dan di ukur dalam suatu
derajat ( degree ) dari nol hingga 359. Sebagai contoh, 0 derajat berarti merah
( red ), 60 derajat berarti kuning ( yellow ), 120 derajat berarti hijau (
green ), 180 derajat berarti biru muda ( cyan ), 240 derajat berarti biru (
blue ), dan 300 derajat berati merah jingga ( magenta ).
Saturation menyatakan ketajaman atau kepudaran warna yang diukur dalam
persentase dari 0 hingga 100 ( semangki tinggi presentasenya warna akan semakin
tajam ).
Blightness menyakan nilai putih yang terkandung dalam warna tersebut, ia
dinyatakan dalam persentase dani 0 hingga 100 ( semakin tinggi nilai, semakin
cerah warnanya )
Model warna LAB
LAB merupakan kependekan dari luminance yaitu unsur untuk mengukur
kecerahan ( lightness ) warna, dan “A” komponen warna chromatic yang
mengrepsentasikan nilai antara warna hijau ke merah, lalu “B” komponen warna
chromatic yaqng mengrepsentasikan nilai antara warna biru ke kuning.
Luminance terbagi antara nilai 0 ( paling Gelap ) dan nilai 100 ( paling
cerah ), sedangkan unsur “A” dan “B” antara nilai warna 128 dan minus 127.
Model warna YIQ
YIQ sama dengan yang di pakai dalam sistem NTSC ( sistem warna dalam
televisi ). Masing-masing unsur pada Y, I, dan Q di ukur nilainya antara 0 dan
255.
Unsur Y berupa nilai luminance, sedangkan I dan Q antara 0, yang mewakili
warna hijau , dan 255 yang mewakili unsur warna ( yang mirip dengan ) margenta.
E.
Palet-Palet Warna
Berbeda dengan warna pada pewarna diluar komputer, untuk memperoleh aneka
ragam warna ( yang jumlahnya jutaan ) di komputer.
Palet warna tersebut biasanya di kelompokkan sesuai dengan kegunaannya :
·
Palet In
Trees : memuat warna-warna yang biasa digunakan untuk mewarnai dedaunan, dari
kuning, hijau muda, hijau tua, hingga coklat kekuning kuningan, coklat tua
untuk menggambarkan daun kering.
·
Palet Sky
: menyediakan warna-warna yang biasa digunakan untuk mewarnai lukisan langit.
·
Palet Sund
: untuk kebutuhan mewarnai tanah ( lebih tepat disebut mewarnai tanah bila anda
sedang menggambar peta )
Kesimpulan
Setelah membaca pemabahasn
ini, kita diharap sudah mengenal teori
dasar dalam ilmu seni rupa dan seni grafis. Segala teori dan konsep yang di
ajarkan/di bahas dalam Nirmana akan terbaga hingga anda menjadi seorang Desainer
Top.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar